Usai Lawan Bhayangkara FC, Marselino “Pamitan” ke Belgia

15 days ago

JawaPos.com – Setelah Fariq Hitaba meniupkan peluit panjang tanda laga Persebaya Surabaya melawan Bhayangkara FC selesai di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, kemarin (23/1) sore, beberapa ofisial tim langsung menghampiri Marselino Ferdinan di bench. Mereka berpelukan serta melakukan selebrasi bersama.

Marselino, bintang muda Persebaya dan tim nasional, juga tampak melakukan foto bersama dengan rekan-rekan setim.

Pertanda kuat bahwa pertandingan kemarin sore jadi yang terakhir baginya berseragam Green Force. Sebab, gelandang serang 19 tahun itu bakal berkarier di luar negeri dalam waktu dekat.

Manajer Persebaya Yahya Alkatiri tidak membantah soal rumor yang beredar. Adik gelandang PSIS Semarang Oktafianus Fernando itu akan menuju Belgia. “Tanggal 25 (Januari) besok dia akan berangkat,” katanya ketika ditanya Jawa Pos setelah pertandingan yang dimenangi Persebaya 2-1 tersebut.

Lantas, klub Belgia apa yang akan mengontrak Marselino yang kemarin tidak bermain penuh itu? Yahya belum mau bicara banyak. Dia juga tidak tahu apakah Marselino akan melakukan trial lebih dulu atau langsung disodori kontrak dengan klub barunya tersebut. “Ditunggu saja nanti pengumuman resminya,” tuturnya.

Marselino masih terikat kontrak dengan Persebaya. Untuk itu, lanjut Yahya, nantinya juga ada pembicaraan lebih lanjut. Khususnya soal Marselino nantinya setelah balik dari Eropa apakah akan kembali ke Persebaya atau tidak. “Semuanya nanti di pengumuman resmi ya,” ujarnya.

Marselino adalah bintang muda paling bersinar di persepakbolaan tanah air saat ini. Di usia sebelia itu, dia sudah membela timnas di semua level. Terakhir bersama timnas senior, dia tampil di Piala AFF.

Pro League Belgia memang bukan kompetisi elite di Eropa. Tapi, liga mereka merupakan ladang yang telah demikian subur melahirkan begitu banyak bintang. Generasi emas Eden Hazard, Kevin de Bruyne, dan Romelo Lukaku adalah contohnya, meski banyak di antara mereka yang di usia belia sudah dimatangkan di berbagai liga papan atas di Benua Biru itu. Jika Marselino bisa masuk tim utama dan mendapat menit bermain lumayan, jelas itu akan sangat membantu meningkatkan performa dia.

Meski bakal kehilangan pilar di lini tengah, pelatih Persebaya Aji Santoso mengaku bangga dengan Marselino. Dia juga berharap pemain jebolan klub internal Persebaya Bintang Timur itu bisa berkarier lama di Eropa.

’’Dengan berat hati tapi ikhlas saya senang jika Marselino bisa bermain di Eropa,’’ ucap pelatih yang memberi kesempatan pertama Marselino bermain di first team Persebaya tersebut.

Pelatih Bhayangkara FC Widodo C. Putro juga mengatakan, peluang untuk berkarier di luar negeri tidak boleh disia-siakan. ’’Saya harap dia berkembang tidak hanya di Indonesia saja. Juga di luar negeri,’’ ujarnya.

Sumber Jawa Pos menyebut, sebenarnya Marselino sudah diincar beberapa klub di awal musim Liga 1. Sebelumnya ada klub dari Korea Selatan di kasta tertinggi yang sudah memberikan penawaran kepada Marselino. ’’Tapi, ada satu dua lain hal, penawaran itu tidak diterima,’’ bebernya.

Kabar lain yang beredar menyebut Marselino akan bergabung dengan tim divisi utama Liga Belgia bernama K.A.A Gent. Klub tersebut saat ini berada di peringkat keempat Liga Pro Belgia. Mereka tercatat pernah sekali menjuarai strata teratas kompetisi di negeri penghasil Eden Hazard dan Kevin de Bruyne tersebut. ’’Dia tidak trial, akan dikontrak jangka panjang di sana dengan beberapa opsi,’’ tutur sumber tersebut.

Sementara itu, ditemui Jawa Pos setelah pertandingan, Marselino tidak mau memberikan komentar apa pun terkait kepindahannya. Dia hanya tersenyum dan menyerahkan semuanya ke manajemen Persebaya. ’’Ke Pak Manajer saja Mas, dia yang akan menjelaskan,’’ paparnya.

MARSELINO DAN PRESTASI-PRESTASINYA

1. Masuk daftar 60 pemain muda bertalenta di dunia versi The Guardian.

2. Menjadi pencetak gol termuda di kualifikasi Piala Asia 2023. Tepatnya dalam laga melawan Nepal pada 15 Juni tahun lalu. Dia mencetak gol di usia 17 tahun 9 bulan 5 hari.

3. Jadi pencetak gol termuda timnas di Piala AFF ketika melawan Filipina (3/1). Dia berusia 18 tahun 3 bulan 24 hari. Melewati Boaz Solossa pada Piala AFF 2004 di usia 18 tahun 8 bulan 22 hari.

4. Pemain termuda Persebaya yang debut di Liga 1. Saat diturunkan pada 9 September 2021 melawan Persikabo 1973, Marselino masih berusia 17 tahun 2 hari.

5. Pemain timnas paling sibuk pada 2022. Marselino selalu masuk skuad timnas sepanjang 2022. Mulai timnas U-19 hingga level senior.


Comments

Recommendation