Ahok Ungkap Alasan Berpolitik Lagi, Singgung Quote Martin Luther King Jr

25 days ago

Politikus PDI Perjuangan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menyampaikan orasi politiknya dalam acara Ahokers Bareng Ganjar di Rumah Aspirasi Relawan Ganjar-Mahfud, Jakarta, Minggu (4/2/2024). Foto: Aprillio Akbar/ANTARA FOTO

Ahok kembali terjun ke dunia politik. Setelah resmi mundur dari jabatannya sebagai Komisaris Utama Pertamina, dia turun langsung mendukung paslon nomor urut 03, Ganjar Pranowo-Mahfud MD, dalam Pilpres 2024.

Pria dengan nama asli Basuki Tjahaja Purnama itu, membeberkan alasannya kembali berpolitik.

Pada satu waktu, kawan-kawannya termasuk komisaris di Pertamina berkata 'DNA model Ahok mah enggak mungkin enggak keluar deh, semua lagi perang masa dia enggan perang'. Akhirnya, perkataan itu terbukti, Ahok mundur dari Pertamina dan terjun kembali ke dunia politik.

"Terus teman-teman, bilang. 'Hok kita ini umur udah 57 nih, elu jangan cari musuh lagi' terus saya bilang, dari dulu aku enggak pernah cari musuh, asli, dari kecil enggak pernah cari musuh, bener. Cuma musuh sering nemuin saya, itu masalahnya," kata Ahok saat berincang dengan milenial, dalam forum 'Ahok is Back', di JKamis (8/2).

Pendeta Amerika Serikat dan Pemimpin Gerakan Hak Sipil AS, Martin Luther King, berpidato di Paris terkait dalam pergerakan perdamaian (29/3/1966). Foto: AFP

Ahok kemudian menyinggung quote ternama dari tokoh Martin Luther King Jr. Menurutnya, quote ini yang menginspirasinya untuk berpolitik.

"Ini ada kutipan dari Martin Luther King Jr. yang paling saya suka. Saya tempel di dinding rumah saya. Martin Luther itu aktivis kulit hitam yang memperjuangkan kesetaraan hak di Amerika. Dia tulis begini. 'Power without love is reckless and abusive', kira-kira bahasa Indonesia gini, 'kekuasaan tanpa cinta itu pasti kasar dan sembrono'," kata Ahok.

'Tapi cinta di sini saya terjemahkan cinta negara cinta rakyat. Pejabat kalau mau bangun negeri ini harus ada hati, cinta negara, cinta rakyat. Tapi kalau punya hati, cinta negara, cinta rakyat, enggak punya kekuasaan, itu namanya sentimental dan kurang darah, gue enggak pengen kurang darah dong," sambungnya.

Atas dasar itu, ia memutuskan kembali ke dunia politik. Dia pun mengaku masih mengantongi KTA PDIP.

"Kekuasaan di posisi terbaik itu apa, tahu enggak? Dia cinta mengimplementasikan tuntutan keadilan. Keadilan, justice di posisi terbaik itu apa? Gunakan kekuasaan untuk mengkoreksi segala sesuatu yang berdiri menentang cinta negara, cinta rakyat, jadi itu dasar kenapa saya tetep mau masuk ke politik dan saya tetap bersikap seperti itu," pungkasnya.


Comments