Last modified: 9 hours ago
Cinta Laura membagikan kisah soal asisten pribadinya yang bernama Salsa. Sejak mulai bekerja pada akhir 2021, Cinta melihat potensi besar Salsa yang terpaksa putus sekolah akibat dampak pandemi COVID-19.
Menurut Cinta, Salsa berasal dari sebuah kota kecil di Jawa Barat yang jaraknya sekitar tiga jam dari Bandung. Di usia yang baru menginjak 15 tahun saat itu, Salsa memutuskan merantau ke Jakarta untuk membantu ekonomi keluarga.
"Salsa itu asisten aku yang udah bekerja di Jakarta dari tahun 2021 akhir. Tahu kan saat pandemi banyak anak muda Indonesia yang kurang beruntung sehingga harus putus sekolah, dia salah satunya," ungkap Cinta di Menteng, Jakarta Pusat.
Melihat motivasi belajar Salsa, Cinta tidak tinggal diam. Langkah awal yang diambil Cinta adalah membekali asistennya dengan kemampuan bahasa asing.
"Aku ambil keputusan ya aku sekolahin dia les bahasa Inggris dulu karena aku merasa bahasa asing itu penting dan punya wawasan bahasa Inggris itu berguna buat kita semua," jelasnya.
Ternyata, Salsa menunjukkan prestasi yang gemilang selama kursus. Setelah pembekalan bahasa, Cinta kemudian mengarahkan Salsa untuk mengambil program Paket C agar memiliki ijazah setara SMA. Tak disangka, kecerdasan Salsa membuat pihak sekolah kagum.
"Tadinya dia seharusnya melakukannya selama 3 tahun karena kelas 10, 11, 12. Saking pintarnya dia, kata gurunya bisa nih Salsa akselerasi langsung ke kelas 12. Dan itulah yang dia lakukan selama setahun terakhir," cerita Cinta.
Upaya tersebut membuahkan hasil manis ketika Salsa dinyatakan lulus pada Mei lalu. Cinta mengaku bangga atas pencapaian asistennya tersebut.
"Tentu sebagai bos, mungkin akan lebih convenient buat kita kalau seseorang udah loyal sama kita dan mau kerja sama kita selamanya. Jadi kita enggak usah ajar ulang kan. Tapi aku punya pemikiran yang berbeda. Aku merasa semua orang, terutama anak muda, berhak mendapat pendidikan agar dia memiliki opsi dalam hidupnya," tegas Cinta.
Setelah lulus SMA, Cinta mulai mendiskusikan rencana masa depan Salsa untuk lanjut ke jenjang perguruan tinggi. Ia bahkan siap memberikan dukungan penuh, terutama secara finansial.
"Aku udah ngobrol, kalau dia ingin lanjut kuliah aku akan sangat support. Dan kalau dia mau kuliah dan kerja dalam waktu yang bersamaan, aku juga open, karena tentunya dia tetap butuh pendapatan," tutur Cinta.
Meski sempat merasa segan dan takut mengecewakan, Cinta terus menyemangati Salsa.
"Semakin banyak orang Indonesia, terutama perempuan muda Indonesia, bisa memiliki kebebasan berpikir, semakin maju juga negara kita karena akan lebih banyak perempuan yang bisa berkontribusi pada negara ini secara positif," tutup Cinta.