3 hours ago
Merek donat artisan asal Bali, Dough Darlings, akhirnya menyapa para pencinta donat di Jakarta. Mereka resmi membuka pop-up store di Gafoy, Mall Kelapa Gading.
Tak sekadar membawa donat manis pada umumnya, Dough Darlings menghadirkan varian yang terbilang anti-mainstream. Beberapa di antaranya adalah donat ayam klungkung, ayam bejek, klepon mochi, hingga pie susu yang ikonik. kumparanFOOD pun berkesempatan untuk mencicipi langsung varian-varian tersebut.
Bagi pencinta rasa gurih, donat ayam klungkung dan ayam bejek wajib masuk dalam daftar. Pada donat ayam klungkung, aroma smoky dari ayamnya langsung tercium begitu disajikan. Tekstur donatnya empuk, dengan perpaduan rasa manis, gurih, dan pedas yang cukup kuat.
Sementara itu, donat ayam bejek menawarkan sensasi yang tak kalah menarik. Topping ayam berpadu dengan taburan kecombrang di atas donat menciptakan rasa yang segar sekaligus unik, khas kuliner Bali yang kaya akan rempah.
Tak hanya varian savory, Dough Darlings juga memanjakan pencinta donat manis lewat klepon mochi. Donat ini dibungkus lapisan mochi yang chewy, dipadukan dengan coconut cream yang lembut, serta isian gula merah di dalamnya. Kombinasi tekstur dan rasa ini membuat klepon mochi terasa familiar, namun tetap terasa baru.
Varian lain yang juga menjadi favorit adalah pie susu. Jika biasanya pie susu hadir dalam bentuk pastry dengan tekstur keras, di Dough Darlings, menu ini diolah menjadi donat yang fluffy. Donat pie susu disajikan dengan taburan crumble, menciptakan sensasi lembut dengan rasa manis yang pas.
Menurut Co-Founder Dough Darlings, Ivan Mario Halim, kehadiran varian bercita rasa Bali ini bukan tanpa alasan. Bali memiliki peran yang sangat personal dalam perjalanan Dough Darlings. Dari sanalah brand ini pertama kali tumbuh dan belajar memahami bagaimana rasa, budaya, dan cerita bisa saling terhubung dalam setiap gigitan.
“Inspirasi cita rasa Bali kami bawa sebagai bentuk penghormatan terhadap kekayaan kuliner lokal yang berani dan penuh karakter. Nilai ini yang terus kami jaga dalam setiap kreasi Dough Darlings,” ujar Ivan saat acara pembukaan pop-up store Dough Darlings di Gafoy, Mall Kelapa Gading, Selasa (15/1).
Ivan juga menjelaskan, nama Dough Darlings sendiri lahir dari filosofi sederhana tentang kebahagiaan.
"Seperti teman-teman tahu, kami sering bilang kalau Dough Darlings itu identik dengan hal-hal yang bikin mood jadi happy. Dough berarti adonan, sementara darlings adalah kesayangan. Dari situ, kami berharap Dough Darlings bisa hadir sebagai bagian dari ‘kesayangan’ orang-orang dan melengkapi hari-hari mereka dengan perasaan yang lebih baik," ujarnya.
Lebih lanjut, Ivan menambahkan bahwa kehadiran Dough Darlings di Jakarta kali ini bersifat sementara. "Untuk pop-up store di Jakarta, kami hadir sampai Maret 2026, jadi sekitar satu setengah bulan ke depan," jelasnya.
Menurutnya, sejak didirikan pada 2015, Dough Darlings secara konsisten mempertahankan komitmennya terhadap kualitas premium. Seluruh proses pembuatan donat dilakukan secara hand-crafted with love, dengan perhatian tinggi pada setiap detail.
Mulai dari menggunakan bahan pilihan, serta melalui teknik pengolahan yang dirancang untuk menghasilkan tekstur khas, lembut di dalam dengan karakter rasa yang kaya dan seimbang. Pendekatan inilah yang menjadi fondasi Dough Darlings dalam menghadirkan donat sebagai sebuah pengalaman kuliner, bukan sekadar camilan biasa.
"Di sini dan penikmat donat bisa menikmati donat yang memang kita buat secara kualitas kita handcrafted artisanal. Dibuat nggak pake mesin, jadi make tangan, baik adonannya sampai filling-nya semua dibuat manual pake tangan," kata Ivan.
Menurut Ivan, sebagai brand lokal, Dough Darlings menjadikan kekayaan rasa Nusantara sebagai DNA utama dalam setiap kreasinya. Berawal dari Bali, Dough Darlings berhasil membangun basis penggemar yang kuat di dalam negeri, sekaligus membawa interpretasi rasa lokal ke panggung internasional melalui kehadirannya di Doha, Qatar.
Kehadiran pop-up store di Jakarta pun menjadi bagian dari perjalanan brand untuk memperkenalkan cita rasa Indonesia dengan sentuhan modern yang relevan dengan gaya hidup urban.
"Kami ingin menghadirkan pengalaman Dough Darlings secara utuh kepada para penikmat kuliner di Jakarta. Kota ini memiliki dinamika dan selera yang sangat menarik, sehingga menjadi ruang yang tepat bagi kami untuk berbagi cerita, rasa, dan dedikasi di balik setiap donat yang kami buat,” ujarnya.
Gimana, tertarik untuk mencicipi?