Kapolri Dukung Revisi UU Ciptaker demi Hak Buruh

Last modified: 2 hours ago

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam sambutannya di pembukaan Kongres III Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI) di Hotel Acacia, Senen, Jakarta Pusat, Minggu (7/6/2026). Foto: Nauval Pratama/kumparan

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan dirinya pernah menjadi salah satu pihak yang menolak Undang-Undang Cipta Kerja (UU Cipta Kerja) saat pembahasannya dalam kabinet era Presiden ke-7 RI Joko Widodo.

Kini, ia menyatakan mendukung rencana revisi beleid tersebut agar hak-hak pekerja yang selama ini diperjuangkan buruh dapat kembali diakomodasi.

Pernyataan itu disampaikan Sigit saat memberikan sambutan dalam pembukaan Kongres III Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI) di Hotel Acacia, Senen, Jakarta Pusat, Minggu (7/6).

Awalnya, Sigit mengikuti tayangan dokumenter perjalanan perjuangan gerakan buruh yang ditampilkan sebelum Kongres III dimulai. Dari situ, ia kemudian menyinggung sikapnya saat pembahasan UU Cipta Kerja beberapa tahun lalu.

“Saya tadi ngikuti gambar atau film yang ada perjalanan dari rekan-rekan dalam memperjuangkan hak-hak kaum pekerja. Dan mungkin saya perlu sampaikan pada rekan-rekan bahwa terkait pada saat pembuatan Undang-Undang Ciptaker, khususnya pada saat rapat di kabinet, saya adalah salah satu yang menolak masalah itu,” kata Sigit.

Sigit bahkan menyebut dirinya ikut terlibat dalam langkah pengujian UU Cipta Kerja ke Mahkamah Konstitusi (MK).

“Tanya ke Bung Andi Gani, saat itu saya yang memimpin untuk mendaftarkan di MK. Dan alhamdulillah putusan MK-nya menang,” ujarnya.

Menurut Sigit, hal tersebut sejalan dengan agenda pemerintahan saat ini yang tengah mendorong revisi UU Cipta Kerja.

“Jadi ini sejalan dengan apa yang menjadi semangat dari Kabinet Merah Putih, saat ini dipimpin oleh Pak Dasco, yang saat ini akan mendorong direvisinya Undang-undang Ciptaker yang baru,” kata dia.

Ia berharap revisi tersebut dapat mengakomodasi berbagai tuntutan yang selama ini diperjuangkan kelompok buruh, terutama terkait pemenuhan hak-hak pekerja.

“Yang tentu kita harapkan ini di dalamnya betul-betul bisa memberikan ruang yang selama ini diperjuangkan oleh rekan-rekan buruh untuk bisa mendapatkan kembali hak-hak dari saudara-saudara,” lanjutnya.

Sigit juga menegaskan pihaknya akan mengawal proses tersebut. Apalagi, menurut dia, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad turut hadir dalam kongres hari ini.

“Dan kita akan kawal. Karena saat ini dihadiri langsung oleh pimpinan DPR RI, tentunya beliau akan memberikan yang terbaik buat kawan-kawan buruh semua,” ucapnya.

Dalam pembukaan Kongres III Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI) bertajuk “Menangkan Politik Kelas Pekerja & Bangun Kemandirian Ekonomi” itu turut hadir sejumlah pejabat negara dan aktivis buruh. Di antaranya Ketua KPBI Ilhamsyah, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea, Ketua Umum DPP KSPSI sekaligus Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat, Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor hingga Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad.