Last modified: 2 hours ago
Komisi V DPR RI menggelar rapat dengar pendapat bersama Menhub, Korlantas Polri, hingga KNKT untuk membahas kecelakaan KA Argo Bromo tabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur yang terjadi pada April lalu, di Kompleks Parlemen, Jakarta pada Kamis (21/5).
Di dalam rapat, Menhub, Dudy Purwagandhi, mengungkap detik-detik kecelakaan itu terjadi. Berikut adalah kronologinya.
Dudy mengatakan, KRL yang ditabrak KA Argo Bromo tiba di Stasiun Bekasi, satu stasiun sebelum Stasiun Bekasi Timur.
“Kereta KA Commuter Line 5568A tiba pukul 20.34, lebih awal 1 menit di Stasiun Bekasi,” ucap Dudy.
“Kereta 116B Sawunggalih tiba di Bekasi 20.35, terlambat 5 menit dari jadwal. Kereta Api Sawunggalih berhenti di Stasiun Bekasi untuk menaikkan penumpang,” tambahnya.
KA Sawunggalih berangkat lebih dulu daripada KRL tersebut.
“Sawunggalih diberangkatkan 20.37 dari Stasiun Bekasi. Sawunggalih melintas Stasiun Bekasi Timur pukul 20.39,” ucap Dudy.
Usai KA Sawunggalih berhasil melintas Stasiun Bekasi Timur, sebuah Taksi Green SM mogok di perlintasan sebidang setelah Stasiun Bekasi arah Cikarang.
“Sebuah taksi mogok di tengah rel,” ucap Dudy.
KA Argo Bromo berangkat dari Jakarta.
“KA 5568A sudah terlambat 8 menit, diberangkatkan 20.45,” ucap Dudy.
Sebuah KRL dari arah Cikarang menabrak taksi yang mogok tersebut.
“KA 5181B Cikarang-Jakarta pukul 20.48 melintas dan kemudian terjadi temperan dengan taksi tersebut,” tambah Dudy.
“Timbul kerumunan di mana warga melihat lokasi kecelakaan tersebut atau temperan tersebut,” lanjut Dudy.
KRL yang ditabrak KA Argo Bromo sampai di Stasiun Bekasi Timur. Tak lama, mereka sempat mau melanjutkan perjalanan, tapi tertahan karena adanya kejadian KRL tabrak Green SM.
“Kereta tersebut sempat berangkat, namun terhenti atau berhenti karena adanya kerumunan di depan untuk melihat kejadian temperan tersebut,” ucap Dudy.
KA Argo Bromo melintasi Stasiun Bekasi dengan kecepatan 108 KM/jam.
“Selanjutnya, Kereta Api Argo Bromo melintasi Stasiun Bekasi pukul 20.51, lebih awal 3 menit dari jadwal dengan kecepatan 108 km/jam,” ucap Dudy.
Kejadian nahas itu terjadi.
“Tumburan terjadi pada jam 20.52,” ucap Dudy.
Jika dilihat, kecelakaan KRL vs Green SM terjadi pada 20.48 WIB. Sementara, KA Argo Bromo tidak berhenti di Stasiun Bekasi saat melintas pada pukul 20.53 WIB.
Kepala KNKT Soerjanto Tjahjono mengungkap KA Argo Bromo tak berhenti saat itu karena sinyal masih hijau.
“Hijau di Stasiun Bekasinya,” tutur di rapat yang sama.
“Maka dia bergerak,” tambahnya.