9 hours ago
Massa mulai dari pengemudi ojek online hingga mahasiswa menggeruduk Polda Jawa Tengah. Mereka menuntut polisi yang melindas Affan dengan kendaraan taktis (rantis) Brimob dihukum seberat-beratnya.
Pantauan kumparan di lokasi pukul 15.40 WIB, pengemudi ojol yang datang berasal dari berbagai mitra, selain mahasiswa dan ojol sejumlah siswa yang masih memakai baju pramuka juga ikut datang.
Para demonstran membawa sejumlah poster yang memuat protes. Sementara itu, sejumlah anggota kepolisian berjaga di depan gerbang dengan mobil pengurai massa.
Dalam orasinya, salah satu wanita pengemudi ojol meminta kepolisian bertanggung jawab atas kematian rekan sesama ojol.
"Kalian sudah melindas teman kami, kami hanya sedang berjuang mencari nafkah. Polisi harus bertanggung jawab," kata perempuan itu.
Salah satu pengemudi ojol asal Semarang bernama Edo (31) bahkan rela off bid atau tak menarik penumpang sejak pukul 13.00 hingga sore hari ini. Ia datang bersama sekitar 300 orang lainnya.
"Iya kami memang sengaja off bid, kami nggak terima teman kami diperlakukan seperti itu sampai meninggal. Dilindas," kata Edo.
Saat ini demo masih berjalan, arus lalu lintas di Jalan Pahlawan, Kota Semarang tepatnya di depan Polda Jawa Tengah juga diberlakukan contra flow.