Last modified: 3 hours ago
Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) dilaporkan telah melakukan pembicaraan serius dengan Pep Guardiola. Mantan manajer Manchester City tersebut diincar untuk mengisi kursi pelatih timnas Italia yang sedang mengalami krisis performa setelah kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026.
Laporan dari media Italia Sky menyebutkan bahwa Direktur Teknik FIGC yang baru, Paolo Maldini, telah terbang ke Barcelona bersama penasihatnya, Leonardo. Pertemuan intensif selama tiga hari tersebut dilakukan dengan tujuan meyakinkan Guardiola untuk mengambil alih kendali skuad Azzurri.
Jika kesepakatan ini tercapai, Guardiola akan menjadi pelatih non-Italia kedua dalam sejarah timnas Italia sekaligus yang pertama sejak Helenio Herrera pada era 1960-an.
Keberhasilan Guardiola di Spanyol, Jerman, dan Inggris menjadi daya tarik utama bagi Italia. Meskipun ia adalah pelatih asal Spanyol, kedekatannya dengan budaya sepak bola Italia bukan hal baru. Guardiola tercatat pernah menghabiskan dua musim berkompetisi di Serie A sebagai pemain bersama Brescia dan AS Roma antara tahun 2001 hingga 2003.
Guardiola baru saja mengakhiri masa bakti selama satu dekade di Manchester City pada Mei lalu dengan catatan 20 trofi bergengsi. Ia mengaku merasa sangat lelah namun puas dengan warisan yang ia tinggalkan di Etihad Stadium.
“Saya pergi dengan rasa damai yang luar biasa. Kenangan yang saya miliki dari Barcelona, Bayern Munich, dan di sini adalah sesuatu yang tidak tertandingi,” ungkap Guardiola saat perpisahan dengan klub.