Timnas Indonesia Keok 0-12 dari Korea Selatan di Piala Asia Wanita U-17

11 days ago

Pesepak bola Timnas Indonesia Putri U-17 Nabila Saputri (kanan) berebut bola dengan Timnas Korea Selatan Putri U-17 Ji Ae (kiri) saat pertandingan Grup A Piala Asia Putri U-17 2024 di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Bali, Kamis (9/5/2024). Foto: Fikri Yusuf/ANTARA FOTO

Timnas Indonesia menelan kekalahan kedua di gelaran Piala Asia Wanita U-17 2024. Zaira Kusuma dkk harus menerima bahwa mereka kalah level dari Korea Selatan, dengan skor akhir pertandingan 0-12.

Ini berarti perjalanan Indonesia di Piala Asia Wanita U-17 hanya mentok di fase grup. Indonesia belum mendapatkan poin sama sekali dari dua pertandingan yang sudah dijalaninya.

Indonesia memang masih akan menjalani pertandingan ketiga. Namun, mengingat lawan adalah Korea Utara yang tampil luar biasa, kecil kemungkinan Indonesia bisa mencuri poin.

Sementara itu, Korea Selatan masih punya kesempatan untuk lolos dari fase grup. Mereka dan Filipina yang sama-sama mendapat 3 poin dari dua pertandingan, akan saling berebut posisi runner up di matchday terakhir Grup A.

Pesepak bola Timnas Indonesia Putri U-17 berfoto sebelum pertandingan Grup A Piala Asia Putri U-17 2024 melawan Timnas Korea Selatan Putri U-17 di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Bali, Kamis (9/5/2024). Foto: Fikri Yusuf/ANTARA FOTO

Jalannya Pertandingan Korea Selatan vs Indonesia

Korea Selatan langsung mengambil inisiatif di menit-menit awal pertandingan. Mereka mendominasi lewat sayap kiri. Beberapa kali serangan dimulai dari sana, walau untungnya Ghadiza masih sigap menghalau dua kesempatan dari Korsel.

Sementara itu, Indonesia baru keluar dari tekanan di menit-menit ke-9. Crossing Nabila Saputri dari sayap kanan sempat membuat para fans berharap banyak, tapi bola masih terlalu tinggi.

Indonesia justru kebobolan beberapa menit setelahnya. Pada menit ke-13, Kim Hyo-won dengan mudah menceploskan bola ke gawang yang kosong. Crossing dari sayap kiri Kwon Da-eun gagal diantisipasi dengan baik oleh Ghadiza, sehingga bola terlepas dan jatuh pada kaki Hyo-won. 0-1 buat Korsel.

Setelah itu, Indonesia beberapa kali mencoba mengembangkan serangan, lagi-lagi melalui kecepatan Nabila Saputri di sayap kanan. Meski begitu, tak ada kans berarti yang mampu diciptakan pemain-pemain Indonesia.

Justru Korsel yang berpeluang memperbesar keunggulan pada menit ke-20. Untungnya, umpan cut back yang disambar Han Guk-hee masih bisa ditahan oleh Ghadiza. Bekerja keras kiper kita.

Kerja keras Ghadiza berlanjut di menit 28. Kiper Akademi Persib Bandung ini berhasil menepis tendangan keras dari Beom Ye-ju dari dalam kotak penalti. Tendangan penjuru Korsel yang menyusul momen tersebut pun berhasil ditahannya.

Pertahanan Ghadiza akhirnya jebol di menit ke-34. Tendangan kaki kiri Han Guk-hee, yang merangsek dari tengah setelah menerima umpan pendek dari lini tengah, tak mampu dihalau sempurna oleh Ghadiza. 0-2 untuk Korea Selatan.

Stamina dan struktur pemain Indonesia kontras dengan Korea Selatan. Mereka bisa bermain dengan teratur dengan visi yang jelas. Pada menit ke-39, Korsel menambah gol menjadi 0-3 lewat sundulan Beom Ye-ju. Crossing Kwon Da-eun menyusul sepak pojok pendek ditanduknya dengan mudah.

Dua menit kemudian, gol kembali terjadi. Tendangan bebas Park Ji-yu tak mampu dijangkau Ghadiza. 0-4.

Gol kelima muncul di ujung babak pertama. Won Je-eun gantian mencetak gol lewat sebuah sundulan memanfaatkan sepak pojok. Ghadiza hampir kebobolan lagi pada menit 45+2. Untungnya, tendangan keras dari sisi kiri serang Korsel masih bisa ditepis ke atas gawang.

Babak pertama berakhir 0-5 untuk Korea Selatan.

Pemain Korea Utara U-17 menggiring bola saat dibayangi pemain Timnas Indonesia U-17. Foto: Dok AFC

Di awal babak kedua, Claudia mendapatkan peluang emas usai bek Korsel melakukan kesalahan kontrol. Namun, tendangan pemain 15 tahun itu masih bisa diblok kiper Korsel.

Justru Korsel mencetak gol keenam di menit 50. Umpan deras dari Kwon Da-eun dari sayap kiri tak bisa dihalau Ghadiza dan diceploskan ke gawang oleh Ju-eun.

Pada menit 58, pemain yang baru masuk di babak kedua, Sofia Soll, melanggar Kwon Da-eun di dalam kotak penalti Indonesia. Kim Yee-un dengan mudah mengkonversi penalti menjadi gol.

Dua menit kemudian, Won Ju-eun melengkapi catatan hattrick lewat gol ketiganya malam ini. Tendangan kaki kirinya tak bisa dijangkau Ghadiza.

Di menit 67, gantian Nabila Saputri yang dinilai melanggar pemain Korsel. Beruntung, penalti yang diambil oleh Seo Min-jeong membentur tiang kiri Indonesia. Skor masih 0-8 buat Korsel dan Ghadiza diganti oleh Edelweiz Auradiva.

Pada menit 71, Indonesia kembali kebobolan. Beruntung, hakim garis mengangkat bendera tanda offside.

Indonesia tertinggal 0-9 pada menit 80 lewat Baek Ji-eun. Tendangan Seo Min-jeung hanya bisa ditepis Edelweiz, tapi Ji-eun sudah siap menyambarnya menjadi gol.

Di 10 menit terakhir, Indonesia masih kebobolan 3 kali lagi. Gol ke-10 lewat sundulan Baek Ji-eun; gol ke-11 lewat Won Ju-eun; dan gol ke-12 oleh Seo Min-Jeong.

Indonesia kalah 0-12. Ini adalah cerminan kemampuan sepak bola putri Indonesia.

Kalau PSSI masih tak serius dalam memperbaiki keadaan sepak bola putri mulai dari hari ini, maka pembiaran yang mereka lakukan adalah pengkhianatan bagi ketulusan pesepak bola putri yang bermain buat Indonesia.

Susunan Pemain Korea Selatan vs Indonesia

Indonesia: Ghadiza Asnanza; Rizka Dwi, Nabila Divany, Indira Jenna, Sola Mananohas; Zaira Kusuma, Zahra, Aulia Arifah, Nabila Saputri; Claudia Scheunemann, Kikka Putri

Korea Selatan: Woo Su-Min; Park Ji-Yu, Ryoo Ji-Hae, Lee Hae-Un, Noh Si-Eun; Beom Ye-Ju, Kwon Da-Eun, Ji Ae, Han Guk-Hee; Won Ju-Eun, Kim Hyo-Won

View post on Instagram
 

Comments